8769-04-unidad-de-hemodialisis

Cuci darah bukan berarti darah di cuci dengan suatu pembersih atau sabun. Cuci darah bahasa kerennya adalah HemoDialisis yaitu membuang ‘sampah’/racun, kelebihan air dan elektrolit dalam darah dengan menggunakan suatu Alat. Dimana ‘Membersihkan darah’ atau memfilter darah adalah Fungsi dari organ Ginjal.

Cuci Darah diperlukan ketika penyakit ginjal mencapai stadium akhir, yaitu fungsi ginjal kehilangan sekitar 85-90% kemampuan mereka. Karena fungsi yang menurun, ginjal tidak lagi mampu mengeluarkan racun/sampah dari tubuh.

Pada tahap ini, pasien memerlukan proses Hemodialisis (cuci darah) yang merupakan proses menghilangkan racun/’sampah’ dari tubuh dengan menggunakan suatu alat Singkatnya, alat dialisis (cuci darah) dirancang mampu meniru fungsi ginjal sampai batas tertentu untuk menggantikan fungsi ginjal yang rusak.

Terdapat dua metode dialisis yaitu hemodialisis dan dialisis peritoneal.

  1. Pada hemodialisis, selang terhubung ke arteri yang mengambil darah untuk kemudian dimurnikan oleh mesin dialisis. Mesin dialisis memiliki membran semipermeable yang berfungsi mengeluarkan sisa-sisa metabolisme atau racun tertentu dari peredaran darah manusia seperti air, natrium, kalium, hidrogen, urea, kreatinin, asam urat, dan zat-zat lain melalui membran semi permeabel sebagai pemisah darah dan cairan dialisat pada ginjal buatan/dialiser dimana terjadi proses difusi, osmosis dan ultra filtrasi
  1. Pada metode dialisis peritoneal, suatu proses dialysis di dalam rongga perut yang bekerja sebagai penampung cairan dialysis, dan peritoneum sebagai membrane semi permeable yang berfungsi sebagai tempat yang dilewati cairan tubuh yang berlebihan dan solute yang berisi racun yang akan dibuang. Cairan dimasukkan melalui sebuah selang kecil yang menembus dinding perut ke dalam rongga perut. Cairan harus dibiarkan selama waktu tertentu sehingga limbah metabolik dari aliran darah secara perlahan masuk ke dalam cairan tersebut. Kemudian cairan dikeluarkan, dibuang dan diganti dengan cairan yang baru

Kedua teknik dialisis dapat meningkatkan harapan hidup pasien ginjal dan meningkatkan kualitas hidup mereka sampai batas tertentu.

Namun, kedua teknik ini tidak bisa benar-benar menggantikan ginjal. Transplantasi ginjal merupakan satu-satunya cara untuk mengembalikan fungsi ginjal sepenuhnya. Hanya saja, menunggu untuk transplantasi ginjal bisa mengambil waktu berminggu-minggu hingga beberapa tahun dan Biaya yang Cukup Mahal. Dalam keadaan ini, Hemodialisis (cuci darah) mungkin menjadi satu-satunya pilihan perawatan yang aman dan biaya cukup terjangkau.

Klinik Hemodilisa Sejahtera Tangerang

Jl. Teuku Umar no.1 BC
Kel.Nusa Jaya Kec.Karawaci
Cimone – Kota Tangerang
Banten 15116

Tlp. 021 55766707

CategoryHealth-news

Hubungi Kami        021 - 5515988